Kepsek SMKN 5 Bekasi Ancam Bubarkan BKK

0
bkk smkn 5 kota bekasi

METROBEKASI.CO – Kontroversi pungutan liar yang dilakukan penyelenggara kegiatan penyaluran tenaga kerja oleh BKK SMK Negeri 5 Kota Bekasi berimbas terhadap ancaman pembubaran. Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala SMK Negeri 5 Kota Bekasi, Agus Wimbadi menyambung pihak yang mengkritisi adanya pungutan tersebut.

“Masalah rekrutmen pencaker oleh BKK di SMK Negeri dan Swasta Kota Bekasi, kemungkinan mereka melalui forum BKK SMK akan membubarkan diri, karena takut dianggap melakukan pungli,” ujar Agus menjelaskan pihaknya keberatan melakukan kegiatan penyaluran kerja bagi lulusan SMK, selama tidak didukung oleh operasional yang memadai.

Agus mengakui pihaknya memungut uang sebesar Rp25 ribu kepada setiap peserta yang mendaftar. Namun yang dipungut hanya peserta dari luar SMKN 5 Kota Bekasi.

“Ini inisiatif BKK karena sekolah tidak ada alokasi untuk membiayai rekrutmen. Wajar lah kalau diminta Rp25 ribu dengan sukarela. Itu jumlah yang sedikit dibandingkan gaji mereka kalau sudah mulai digaji sama perusahaan yang merekrut mereka,” kilahnya.

Kendati begitu, Agus mengakui tidak memiliki dasar hukum untuk melakukan pungutan tersebut. Sebagai sikap tegas, ia mengancam akan membubarkan BKK SMKN 5 Kota Bekasi.

“Mereka akan menyerahkan sepenuhnya keterserapan lulusan SMK kepada pihak-pihak yang berkepentingan, dengan kata lain kalau BKK dengan rekrutmennya masih saja dipersoalkan. Biarkan lulusan kita cari jalan sendiri-sendiri, kami tidak berani lagi mencari perusahaan untuk menyalurkan mereka, karena takut terkena pasal pungutan liar,” tandasnya. (han)

2,315 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama