Bukan Hanya Berita, Wartawan Juga Sumbang Dana untuk Haikal

0

METROBEKASI.CO – Puluhan wartawan media cetak, online dan radio yang bermukim di DPRD Kabupaten Bekasi, mengajak masyarakat untuk peduli terhadap Haikal, seorang bocah berusia enam tahun yang menderita gizi buruk dengan mendonasikan uangnya demi kesehatan bocah tersebut.

“Anak ini butuh perhatian semua pihak. Kami hanya pewarta yang sekedar memberikan bantuan seadanya. Namun melalui masifnya pemberitaan, mudah-mudahan masyarakat tergugah hatinya untuk peduli kepada anak ini,” ujar Dede, perwakilan wartawan yang menyerahkan sumbangan kepada keluarga Haikal di RSUD Kota Bekasi atas donasi dari puluhan wartawan dan sumbangan yang berasal dari beberapa anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

Untuk diketahui bahwa Haikal Febrian berusia enam tahun asal Desa Cijengkol RT 002/04 Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi ini mengalami gizi buruk karena keterbatasan ekonomi keluarga. Kondisinya sangat memprihatinkan, berat badannya hanya 6 kg dan nampak kurus kering.

Haikal yang terkulai lemas di kasur adalah anak yatim piatu. Dia tinggal bersama Kakek dan Neneknya yang berpenghasilan dibawah standar kelayakan.

Namun karena beredar pemberitaan tentang Haikal, banyak pihak yang simpatik dan mengulurkan tangan untuk mendonasikan hartanya untuk kesehatan anak tersebut. Tidak hanya itu, Haikal juga telah di rawat di RSUD Chasbulloh Kota Bekasi hingga kesehatannya bisa normal.

“Haikal tetap butuh uluran tangan agar dia bisa hidup layak seperti anak-anak lainnya. Melalui aksi simpatik ini, kami berharap para pejabat, pengusaha maupun unsur lainnya berkenan memberikan bantuan kepada anak ini,” imbuh Aji, salah satu pewarta yang turut mengunjungi Haikal di rumah sakit.

Aji berharap dengan terungkapnya kasus gizi buruk di Kabupaten Bekasi, pemerintah ke depannya dapat meningkatkan kinerja dengan mengawasi seluruh warganya terutama anak-anak. Tidak hanya menyangkut kesehatan, kata Aji, persoalan pendidikan juga harus mendapat perhatian.

“Ini jadi tugas utama pemerintah, tetapi masyarakat yang berada di sekeliling juga mesti terbuka untuk memberikan bantuan atau informasi mengenai kesehatan dan pendidikan anak kepada pemerintah,” tukasnya. (lam)

906 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama