Terungkap, Pengangkatan Dirum PDAM TB Cacat Hukum

0
ulan ruslan

METROBEKASI.CO – Pengangkatan Direksi PDAM Tirta Bhagasasi atas persetujuan dua kepala daerah yakni Wali Kota dan Bupati Bekasi Tahun 2016 lalu, disinyalir tanpa melalui tahapan yang matang. Pasalnya, dalam pengangkatan Ulan Ramlan sebagai Direktur Umum diduga melabrak Keputusan Menteri Dalam Negeri No 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian.

Ketua Bidang Investigasi Lembaga Kajian Kebijakan Daerah (LK2D), Ahmad Bashan menuding pengangkatan Ulan Ramlan cacat hukum.

Ahmad mengungkapkan, dalam Kepmendagri No. 2 Tahun 2007, Pasal 4 Point F dijelaskan bahwa Direksi yang diangkat tidak terikat hubungan keluarga dengan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah atau Dewan Pengawas atau Direksi lainnya sampai derajat ke tiga menurut garis lurus atau kesamping termasuk menantu dan ipar.

“Dalam pasal tersebut jelas disebutkan tidak boleh seorang Direksi punya hubungan dengan keluarga menantu atau ipar. Tetapi faktanya tidak demikian,” ujarnya kepada metrobekasi.co, Jumat (21/7/2017).

Ulan Ramlan, kata dia, adalah Suami seorang wanita bernama Pungky yang menjabat sebagai Kepala Seksie Umum PDAM Tirta Bhagasasi Cabang Babelan.

“Istrinya adalah salah satu pejabat dalam perusahaan ini. Dengan begitu, pengangkatan Ulan Ramlan sebagai Dirum batal demi hukum,” jelasnya.

Sebagai langkah lebih lanjut, LK2D mendesak Wali Kota dan Bupati Bekasi sebagai pemilik PDAM Tirta Bhagasasi untuk mengkaji ulang pengangkatan tersebut.

“Ini sudah jelas melanggar aturan. Para pemilik harus meninjau ulang masalah ini. Jika tidak, maka kami akan melaporkan masalah ini ke Kemendagri,” tandasnya. (ael)

1,010 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama