Tantang Kebijakan Wali Kota, BMPS Tolak Penambahan Rombel

0
bmps kota bekasi
Badan Musyawarah Perguruan Swasta menyatakan menolak penambahan Rombel terhadap sekolah negeri.

METROBEKASI.CO – Rencana penambahan rombongan belajar atau rombel oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi terhadap sekolah negeri karena kuota PPDB Online tidak mencukupi, mendapat penolakan keras dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi.

Usai mendatangi Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Jumat (14/7/2017), puluhan pengelola sekolah swasta menyatakan sikap bahwa penambahan rombel sebagaimana yang dikemukakan Wali Kota Bekasi dalam menyikapi kurangnya kuota sekolah negeri atas PPDB Online 2017 dianggap bertentangan dengan asas pendidikan dan Wali Kota dituding pilih kasih.

“Eksekutif dan Legislatif jangan hanya mengistimewakan sekolah negeri sehingga melupakan kami sekolah swasta yang juga punya andil dalam mendidik warga kota Bekasi,” ujar Sekretaris BMPS Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly.

Menurut Ayung, Pemerintah Kota Bekasi seharusnya melakukan musyawarah dengan BMPS yang mewakili sekolah swasta untuk duduk bersama mencari titik temu terhadap persoalan PPDB online.

Selain itu, Komisi IV yang membidangi pendidikan juga diminta membuka diri menerima aduan dari BMPS terhadap permasalahan yang terjadi.

“Seharusnya Komisi IV kooperatif terhadap kami. Bukan mengacuhkan kedatangan kami yang notabene adalah bagian dari tenaga pendidik,” kata Ayung mengeluhkan tindakan diskriminasi DPRD terhadap BMPS. Padahal sebelumnya, Komisi IV menerima kedatangan perwakilan sekolah negeri untuk bermusyawarah mencari solusi terhadap permasalahan PPDB Online.

“Aneh, Kepala Sekolah SMP Negeri se-Kota Bekasi bisa diterima Komisi IV, namun giliran Swasta dipersulit,” kelitnya.

Sekolah swasta lanjut Ayung, bisa menjadi solusi bagi pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan daya tampung siswa baru yang tidak terpenuhi sekolah negeri.

“Seharusnya Pemerintah juga menghitung kemampuan sekolah swasta dalam menampung siswa baru. Dari pada membangun sekolah atau ruang kelas baru, sebaiknya pemerintah memberi bantuan berupa hibah kepada sekolah swasta agar meningkatkan mutu pendidikan,” imbuhnya.

“Terbukti selama ini sekolah swasta banyak berkontribusi. Bukti prestasinya adalah, lulusan SMP dan SMA Swasta mendapat NEM Tertinggi pada tahun 2017 ini,” tandasnya. (han)

878 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama