WN Korea Terjaring Operasi Yustisi

0
wn korea selatan

METROBEKASI.CO – Operasi yustisi yang digelar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi, Senin (10/7/2017) di Terminal Induk Kota Bekasi berhasil menjaring 66 warga yang tidak memiliki identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP). Satu diantaranya yang terjaring razia adalah warga asal Korea Selatan.

“Diantara 66 orang yang terjading satu diantaranya adalah WNA asal Korea Selatan. Bagi yang tidak membawa KTP diberikan denda Rp30 ribu, terdiri dari Rp29 ribu dan Rp.1.000 untuk biaya perkara,” ungkap Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Nardi.

Dalam operasi yang digelar di pintu masuk dan keluar terminal, setiap penumpang bus dan pengendara motor yang berada di kawasan terminal diperiksa petugas. Selanjutnya bagi warga yang kedapatan tidak membawa KTP atau hanya membawa foto copy KTP akan disidang di tempat. Operasi Yustisi itu dilakukan petugas gabungan dari Disdukcasip, Dishub, Satpol PP, Kejaksaan dan Kehakiman.

Nardi mengatakan, 66 warga yang terjaring razia itu mengaku lupa membawa kartu identitas. Karena itu pihaknya mengingatkan masyarakat untuk selalu membawa identitas asli.

“Data yang terjaring akan ditindaklanjuti ke kelurahan dan kecamatan masing-masing. Namun bagi yang belum punya identitas kita arahkan untuk membuat KTP melalui perekaman di kecamatan tempatnya tinggal,” ulasnya.

Mayoritas yang terjaring dalam razia tersebut didominasi oleh ibu-ibu yang tinggal tidak jauh dari terminal. Tujuannya ialah berbelanja ke Pasar Baru yang lokasinya dekat dengan terminal.

Sementara warga asal Korea Selatan yang terjaring razia bernama Maeng Rea Ko (68). Dia mengaku sudah tinggal selama 25 tahun di Indonesia dan bersuamikan Warga Negara Indonesia (WNI).

“Saya sudah WNI. Saya punya KTP Indonesia ada suratnya juga,” kata Maeng yang mengaku kedatangannya ke terminal untuk menjemput temannya.

“Saya lupa bawa. Mau ketemu kawan, nanti kawan saya mau jemput di sini,” terangnya. (ael)

599 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama