Bocah Bekasi Serukan Hargai Primordial dan Kearifan Lokal

0

METROBEKASI.CO – Pasca penghinaan dan pelecehan yang dilakukan oleh Bams Ismoyo terhadap warga Bekasi beberapa waktu lalu, mengundang kecaman atas tindakan konyol tersebut dari berbagai elemen masyarakat.

Setelah seruan Jawara Bekasi yang digaungkan oleh H Damin Sada yang mengimbau warga Bekasi untuk bersatu dan menggelar silaturahim akbar, Kali ini, pemuda dan pemudi yang mengatasnamakan Bocah Bekasi juga turut serta bersuara.

Bocah Bekasi menyerukan agar Pemuda Bekasi harus bangga dengan perkembangan daerahnya yang maju dengan sangat pesat melebihi daerah-daerah lainnya di Indonesia, sehingga mendatangkan para perantau untuk turut serta beradu nasib di Bekasi.

Meski begitu, Bocah Bekasi mengimbau kepada para pendatang agar menghargai kearifan lokal dan primordialisme warga Bekasi tanpa melakukan penghinaan yang bersifat rasis atau kesukuan yang berimplikasi terhadap konflik sosial.

“Kita tidak melarang siapapun datang dan mengais rezeki disini. Tetapi harus sopan sama tuan rumah, jangan menghina apalagi melecehkan dengan kata-kata yang mengundang konflik,” tegas salah satu pelopor Bocah Bekasi, Bashan Sanu, Rabu (28/6/2017).

Mengenai penghinaan yang dilakukan Bams Ismoyo, menurut Bashan adalah tindakan memecah belah NKRI sekaligus menghardik Bhineka Tunggal Ika sebagai falsafah pemersatu Bangsa Indonesia. Karena itu, ia mendesak Kepolisian untuk berlaku adil dengan menghukum pelaku sehingga memberikan efek jera bagi masyarakat umumnya.

“Bekasi memang biasa di bully (diejek) oleh orang atau perusahaan yang punya kepentingan dengan daerah ini. Contohnya Indosat yang dulu mengejek kemacetan Bekasi, mereka punya kepentingan agar produknya laku. Nah sekarang Bams Ismoyo yang menganggap orang Bekasi kelaparan kalau gak ada perantau. Kita sebagai Bocah Bekasi tetap bangga punya daerah yang jadi primadona kaum urban,” kata Bashan. (lam)

1,232 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama