Wakil Wali Kota Tutup Kegiatan Bukber Forjas

0

METROBEKASI.CO – Berakhir sudah rangkaian kegiatan Buka Puasa Bersama Forum Jurnalis Bekasi selama empat pekan di bulan Ramadhan 1438 H ini secara berturut-turut. Penutupan secara langsung dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Ust. Ahmad Syaikhu, di Media Center DPRD Kota Bekasi, Jumat (23/6/2017).

Ketua Forum Jurnalis Bekasi, Bayu Samudera mengapresiasi atas kekompakan seluruh anggota dalam membangun kebersamaan selama bulan puasa ini.

Menurut Bayu, momentum Ramadhan memberikan pelajaran berarti bagi organisasi yang biasa disebut Forjas tersebut dalam memperkuat jalinan kerjasama antar anggota yang memiliki latar belakang media yang berbeda.

“Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan di bulan Ramadhan ini, merefleksikan kedewasaan seluruh anggota Forjas dalam menjaga kebersamaan. Semua membuktikan tanggungjawabnya dengan secara bergantian menjadi petugas setiap harinya. Inilah Forjas,” ujar Bayu dalam penutupan kegiatan.

Meskipun anggota Forjas tidak semua beragama Islam, dijelaskan Bayu tidak menjadi alasan terjadinya perbedaan dan melepas tanggungjawab.

“Terimakasih kepada semua anggota atas kesediaannya dalam melaksanakan tugas yang diberikan. Kita berbeda-beda, tetapi semua satu dan membuktikan perbedaan agama tidak menjadi halangan dalam Forjas,” ulasnya.

forjas bukber sama wakilWakil Wali Kota Bekasi, Ust. Ahmad Syaikhu mengumpakan kebersamaan Forjas adalah sebagai rangkaian pelajaran memaknai essensi berpuasa, yakni menahan diri dengan sabar.

Perbedaan individu dalam sebuah golongan, merupakan tantangan dalam membangun pribadi yang sabar dan toleran. Satu sama lainnya menurut Syaikhu harus menahan diri dari upaya yang merusak kebersamaan.

“Ramadhan memberikan kita pelajaran yang berharga, dimana kita bisa belajar bersabar, disiplin dan rendah hati. Ini makna sesunguhnya berpuasa, menghargai perbedaan tanpa melepas tanggungjawab satu sama lainnya,” papar Syaikhu.

Ia juga berpesan kepada anggota Forjas, agar mengimplementasikan penempaan selama berpuasa Ramadhan pada sebelas bulan ke depan, karena babak yang terberat adalah ketika seseorang berinteraksi dalam kehidupan sosial.

“Kebersamaan ini harus terus terjaga. Kita kuat karena semua beriringan melengkapi kekurangan masing-masing. Semoga hikmah Ramadhan menjadikan kita pribadi yang bertakwa,” pungkasnya. (lam)

824 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama