Penjualan Jamu Online Rugikan Pengusaha Kecil

0
gp jamu indonesia

METROBEKASI.CO – Ketua Umum GP Jamu Indonesia, Dwi Ranny Pertiwi Zarman mengungkapkan dampak negatif dari penjualan jamu ilegal secara online dapat mengakibatkan pengusaha jamu tradisional gulung tikar.

Hal itu dikemukakannya seiring dengan maraknya penjualan jamu ilegal melalui lapak-lapak website (e-commerce) penyedia jasa penjualan barang online yang memberikan peluang penjual jamu ilegal tanpa syarat dan standarisasi pemerintah.

“Penjualan jamu ilegal secara online sangat berpengaruh terhadap pengusaha jamu tradisional dan obat-obatan. Penurunannya cukup besar, karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga jamu dan obat-obatan yang asli,” ungkap Dwi Ranny kepada media, Kamis (22/6/2017) malam.

Keberadaan e-commerce diakui Dwi Ranny dapat mempermudah market penjualan jamu dan obat-obatan. Hanya saja para pelaku atau penyedia jasa online menurutnya harus terikat oleh standarisasi pemerintah agar tidak merugikan pengusaha-pengusaha tradisional yang memasarkan produknya secara langsung.

“Pemerintah harus membuat regulasi yang mengatur tentang batasan-batasan atau standarisasi penjualan jamu dan obat-obatan melalui jasa online. Ini untuk mencegah terjadinya peredaran produk ilegal yang berimbas terhadap pengusaha,” ujarnya.

Ranny berharap dalam penetapan standarisasi kualifikasi jamu dan obat-obatan melalui jasa online disesuaikan dengan harga pasar atau selisih harga tidak terlalu jauh serta pemeriksaan perizinan produk harus tersertifikasi oleh BPOM.

Sejauh ini pemilik jasa online menurut Dwi Ranny, bebas memberikan keleluasaan penjual memasarkan produknya melalui toko lapak yang tersedia. Namun tidak ada garansi mutu dan keaslian produk.

“Jika regulasi sudah ditentukan, maka pemerintah bisa menindak tegas dan memberikan sanksi terhadap penjual dan pemilik jasa online. Ini demi menyelamatkan pengusaha-pengusaha tradisional di Indonesia,” tandasnya. (lam)

897 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama