Perkembangan Zaman Memaksa Pemuda Tampil Kreatif

0
PKS
Sutriyono, Anggota DPR RI bersama Gema Keadilan Kota Bekasi, berdiskusi tentang Pemuda

METROBEKASI.CO – Perkembangan zaman, pasca orde baru dan reformasi terlihat begitu cepat. Kecanggihan teknologi dewasa ini tidak dapat di pungkiri, sebagai alat untuk mempermudah akses komunikasi jarak jauh, yang penggunanya lebih didominasi oleh usia produktif (pemuda).

Oleh sebab itu, Anggota DPR RI, Sutriyono mengharapkan, Pemuda Indonesia mampu bersaing hingga kancah internasional. Hal ini ia katakan, saat kumpul bersama Ormas Pemuda Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gema Keadilan, di Kopi Baris, Jalan KH Agus Salim, Bekasi Timur, Minggu sore (28/5/2017).

“Selain memiliki misi untuk Beribadah, dalam Islam, Pemuda juga memiliki misi kepemimpinan dan pemakmur bumi. Oleh itu pemuda jangan seperti pepatah Katak dalam tempurung, atau istilahnya bisanya cuma jago kandang, tetapi harus bisa bertandang ke kandang lawan,” ungkapnya.

Mantan Anggota DPRD Kota Bekasi tahun 2004-2009 dan 2009-2014 ini menjelaskan, jiwa seorang pemuda di usianya yang produktif, harus memiliki kompetensi dan kreatif dalam memenejemen diri. Berpikir modern, memiliki moralitas dan revolusioner adalah cikal bakal seorang pemuda sesungguhnya di masa yang akan datang, untuk melakoni kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tentu bukan hanya sekedar modal berani atau percaya diri, namun pemuda harus dibekasil dengan pengetahuan yang mumpuni. Apalagi pasca revolusi yang sangat deras dan cepat di era modernisasi saat ini, pemuda tidak hanya memiliki modal spiritual, tetapi modal sosial dan finansial yang kuat,” jelas Sutriyono.

Selain itu, kecenderungan masyarakat masa kini, lanjut Sutriyono, pemuda juga harus memahami tiga hal, yakni gelora, rasa dan rasio.

“Tiga hal tersebut harus dipahami dan dikuasi oleh tokoh kepemimpinan pemuda di era seperti sekarang ini,” ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Sementara, Ketua Gema Keadilan Kota Bekasi, Afrinal Darmawan, senada dengan apa yang disampaikan Sutriyono, bahwa perlu adanya ruang dan panggung untuk pemuda, sebagai tempat mengekspolrasi potensi dan mengaktualisasikan gagasannya.

“Oleh karenanya diskusi semacam ini dengan tajuk ‘Kepemimpinan Pemuda Untuk Kebangkitan Peradaban Umat’, akan terus digalakkan agar potensi kepemimpinan pemuda terus berkembang,” imbuhnya.

Afrinal berharap, diskusi ini dapat memberikan manfaat yang sangat luas terhadap keberadaan pemuda di era saat ini, khususnya di Kota Bekasi. Sehingga panggung kepemimpinan pemuda, mempunyai ruang dengan kapasitasnya. (alf)

1,436 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama