Pelatihan BHD di Kota Bekasi Kali Pertama Dilakukan RS Mekarsari

0
RS Mekarsari
Direktur Utama RS Mekarsari, dr. Eko S Nugroho memaparkan pentingnya BHD

METROBEKASI.CO –  Untuk kali pertamanya Rumah Sakit Mekarsari, Bekasi Timur menggelar pelatihan Basic Life Sipport (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar (BHD), untuk penanganan pertama bagi orang yang mengalami kecelakaan hidup.

Hal ini dilakukan oleh pihak management RS Mekarsari, berdasarkan fakta yang berhasil dikutip dari seorang spesialis bedah saraf, Prof. Dr. Ariyono, bahwa sedikitnya hampir setiap tahun 60 persen orang mengalami kematian akibat lambannya penangan pertama yang dilakukan tenaga medis, dan 40 persennya meninggal di lokasi kejadian.

Direktur Utama Rumah Sakit Mekarsari, Eko S Nugroho mengatakan, pelatihan ini sengaja pihaknya berikan untuk kali pertamanya kepada kalangan Jurnalis, yang ada di Bekasi.

Menurutnya, selain mendapatkan wawasan baru, jurnalis juga bisa melakukan publikasi kepada seluruh masyarakat, bahwa pentingnya BHD, sebelum pasien di bawa ke Rumah Sakit.

“Kenapa pertama ini, kita pilih untuk Jurnalis? Sebab kita memiliki harapan, bahwa edukasi pentingnya Bantuan Hidup Dasar ini, bisa diketahui oleh masyarakat,” ujarnya, usai memberikan pelatihan BHD di RS Mekarsari, Rabu (24/5/2017).

Kota Bekasi
Pelatihan BHD yang di berikan oleh salah satu dokter di RS Mekarsari

Pelatihan yang berlangsung selama empat jam itu, memberikan edukasi yang cukup bermanfaat, bagi para Jurnalis yang hadir. Mereka diajarkan bagaimana caranya melakukan pertolongan pertama kepada orang disekitarnya yang mengalami kecelakaan hidup.

“Dalam pelatihan BHD ini, ada 3 fase dan 9 langkah yang harus dilakukan pada saat melakukan pertolongan pertama kepada pasien sebelum di bawa ke Rumah Sakit, dan ini sangat penting. Coba bayangkan, harga nyawa manusia tidak lebih mahal dari sepotong pizza? Dan kita ingin merubah hal itu,” kata Eko.

Selain memberikan edukasi kepada para Jurnalis, RS Mekarsari juga akan melakukan pelatihan ini kepada masyarakat sekitar RS, hingga seterusnya menyeluruh di Kota Bekasi.

“Kita juga akan melakukan training kepada warga sekitar, untuk kedepan rencana kita itu ada 20 RW, dari setiap RW kita berikan pelatihan kepada 10 peserta dan seterusnya hingga menyeluruh di Kota Bekasi,” jelasnya.

RS Mekarsari juga berencana akan membuat aplikasi tombol panik, yang dapat di download oleh masyarakat di google playstore nantinya, serta menyediakan ambulans beroda dua, agar bisa memberikan pelayanan secepat mungkin kepada pasien kecelakaan hidup di jalan.

Eko kembali berharap, bahwa edukasi ini juga bisa dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Ia meyakini betul, bahwa pelatihan BHD ini baru kali pertamanya ada di Kota Bekasi. (alf)

1,259 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama