Tanamkan Empat Pilar, Indonesia Aman dari Ancaman Modernisasi

0
Mahfudz Abdurrahman
Mahfudz Abdurrahman Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di TBM Rumah Pelangi

METROBEKASI.CO – Anggota Komisi V DPR RI, Mahfudz Abdurrahman harapakan implementasi empat pilar bisa menyeluruhnya dilakukan di berbagai elemen masyarakat seperti para penggiat seni dan komunitas pemuda saat ini.

Hal itu ia katakan karena melihat perkembangan Indonesia di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini. Menurut Mahfudz, MPR RI memiliki peran penting dalam menjelaskan esensi adanya empat pilar tersebut.

“Ini merupakan tugas setiap anggota Dewan, untuk melaksanakan perintah Undang-Undang nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD untuk mesosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Bangsa Indonesia dapat bertahan hingga hari ini karena masih adanya empat pilar tersebut,” jelasnya, kemarin.

Mahfudz Abdurrahman Sosialisasikan Empat Pilar di Kecamatan Mustikajaya

Kunjungan itu juga ia jadikan sebagai momentum dalam mensosialisasikan empat pilar, saat bertandang ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Pelangi Bekasi, di Kecamatan Sukawengi, Kabupaten Bekasi, Sabtu (20/5/2017).

Poltisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meyakini betul, jika pelaksanaan empat pilar ini dapat di implementasikan secara menyuluruh oleh Masyarakat Indonesia, keutuhan bangsa dapat terjamin.

Tanamkan Empat Pilar, Mahfudz Uji Warga Dengan Pertanyaan

“Jika sila-sila yang ada di Pancasila dapat di pahami dan dilaksanakan dengan baik dan benar, maka Indonesia mampu melewati segala tantangan zaman dan isu-isu perpecahan,” tegas Mahfudz.

Dalam sosialisasinya ini, sebanyak lebih kurang 100 peserta turut hadir mendengarkan pemaparan empat pilar yang dijelaskan Mahfudz. Muhaidin Darma, Mahsiswa penggiat dan sekaligus Panitia pelaksana Rungi Camp 2017, senada dengan apa yang di paparkan Bendahara DPP PKS itu.

Menurut Muhaidin, saat ini bangsa Indonesia secara tidak langsung sedang mengalami fase penjajahan moral, yakni masuknya budaya luar yang mengkikis nilai-nilai kebangsaan dan semangat cinta tanah air.

“Dengan lebih memahami dan melestarikan budaya kita sendiri, maka secara tidak langsung kita sedang menumbuhkan kembali semangat kebangsaan dan cinta tanah air,” pungkasnya, seraya menjelaskan keberadaa rungi camp yang dilaksanakan selam dua hari itu akan membicarakan tentang kebangsaan, sejarah bekasi, literasi dan lomba bagi anak-anak sekolah. (alf)

1,325 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama