Warna Baru Bukan Sinyal Politik

0

METROBEKASI.CO – Perubahan signifikan atribut BM Peterpen memang mengundang tanda tanya dan memunculkan spekulasi yang mengartikan telah berakhirnya koalisi antara Partai Golkar dengan PKS. Sebab, warna dalam politik memiliki arti dan keberpihakan terhadap sesuatu atau kelompok.

Organisasi yang dibentuk sejak Tahun 2008 lalu itu, kini tengah mengawal pasangan Pepen-Ahmad Syaikhu yang menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi hingga 2018 mendatang. Warna yang seharusnya perpaduan antara Partai Golkar dengan PKS tersebut tidak nampak didalamnya.

Ketua Dewan Pembina BM Peterpen, Rahmat Effendi menampik bahwa berubahnya warna pada atribut BM Peterpen bukan sebagai sinyal politik, melainkan lahir dari kesukaan dirinya terhadap kedua warna tersebut.

“Sekarang sudah mulai berubah, tadinya kuning dan putih sekarang berubah menjadi kuning dan biru dongker. Politik mah mengalir saja,” kata Rahmat usai mengukuhkan BM Peterpen Korwil IV, Senin (15/5/2017) di Pedurenan Bantargebang.

Namun begitu, Pepen sapaan Rahmat mengungkapkan ketertarikannya terhadap warna tersebut merupakan apresiasinya terhadap Karang Taruna yang identik dengan warga biru dongker (gelap) yang sangat masif gerakannya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan.

Ia berharap, BM Peterpen bersinergi dengan Karang Taruna dalam mengawal pemerintah dan menyukseskan segala program yang berkenaan dengan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya juga apresasi dengan Karang Taruna, mudah mudahan BM Peterpen sejalan dengan Karang Taruna dengan tujuan untuk kepentingan masyarakat,” tukasnya. (mha)

1,460 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama