Menaker : Pekerja di Indonesia Didominasi Lulusan SD dan SMP

0
Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri di Ponpes Annur, Kota Bekasi

METROBEKASI.CO – Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, mengatakan, 60 persen pekerja di Indonesia masih di dominasi oleh lulusan SD dan SMP. Sehingga lebih dibutuhkan lagi peran serta Pemerintah Daerah (Pemda) dalam program ketanagakerjaan di Indonesia.

Dalam program magang yang di lakukan oleh Kementerian Tenaga Kerja, menurutnya, bisa menjadi solusi, untuk meminimalisir jumlah tenaga kerja di Indonesia lulusan SD dan SMP. Magang ini berbeda pada umumnya, peserta akan diarahkan kepada profesi yang akan dijalankanya pada waktu bekerja nanti.

“Angkatan kerja kita ini kan, 60 persen masih didominasi oleh lulusan SD dan SMP, sehingga dengan adanya pemagangan itu bisa menjadi trobosan untuk mendorong terjadinya peningkatan, percepatan kompetensi dan keterampilan,” kata Menaker, usai hadiri Haul ke 46 Almaghfurlah KH Muchtar Thabrani, Pendiri Nadhlatul Ulama (NU) Bekasi, di Pondok Pesantren An Nur, Bekasi Utara, Minggu (14/5/2017).

Program pemagangan ini juga melibatkan Pondok Pesantren di Indonesia. Kementerian Tenaga Kerja, kata Hanif, bekerjasama dengan beberapa sektor, baik di dalam negeri, maupun Internasional seperti Jepang.

“Didalam negeri kita kerjasamakan dengan Kadin dan APINDO, jadi para alumni Pesantren bisa ikut magang dengan perusahaan-perusahaan. Beberapa Pesantaren juga sudah mengikuti program magang ke Luar Negeri seperti Jepang. Alhamdulillah sudah banyak alumni magang yang saat ini jadi Wirausahawan,” ungkapnya.

Magang ini tidak sama dengan istilah magang yang seperti biasanya yang hanya di suruh fotocopy. Ia kembali menjelaskan, bahwa ini lebih kepada tujuan pekerjaan si peserta magang.

“Ini bukan magang seperti yang biasanya kita dengar, yang hanya di suruh untuk fotocopy, tapi ini magang jabatan, profesi. Misalnya magang jadi Jurnalis, ya berarti pekerjaanya sebagai Jurnalis itu,” ulas Hanif.

Menaker berharap, program magang ini bisa dilakukan oleh seluruh daerah di Indonesia, dengan melibatkan para pengusaha. Kepala Daerah memiliki peran penting dalam program ketenagakerjaan ini. (alf)

1,490 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama