Pemerintah Terus Genjot Laju Investasi Daerah

0
Rahmat Effendi Bekasi
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memberikan sambutan dalam rangka penilaian Penanam Modal Asing (PMA) dan Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN), Kamis (10/5/2017).

METROBEKASI.CO – Pemerintah Kota Bekasi membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang memiliki capaian tertinggi dalam laju pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya investasi dan penanaman modal, baik berskala lokal, nasional hingga internasional.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi terus meningkat berkat kepercayaan pemilik modal yang terus berinvestasi dalam berbagai bidang usaha.

Pada tahun 2016, pendapatan daerah Kota Bekasi telah mencapai angka Rp 1,7 Trilyun dengan APBD sebesar Rp 5,5 Trilyun. Sementara untuk tahun 2017 ini, capaian pendapatan bakal ditarget lebih besar dari tahun sebelumnya.

Dalam pertemuan dengan para pengusaha, Rabu (10/05/2017) di Hotel Merapi Merbabu Bekasi, Wali Kota memaparkan kebijakan penanaman modal dalam meningkatkan investasi 2017 menuju Kota Bekasi Maju Sejahtera dan Ihsan.

Rahmat membeberkan bahwa tingginya PAD bersumber dari jasa dan perdagangan. Seiring dengan itu, pemerintah berupaya terus untuk memberikan pelayanan terbaik dengan cara mempermudah akses perizinan yang dibutuhkan oleh para investor.

“Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi di atas digit Nasional, inflasi di bawah Nasional, indeks pembangunan kedua terbaik di Jawa Barat. Ini semua berkat uang pajak dan retribusi, kita hanya menjual jasa dan perizinan,” ungkap Rahmat Effendi pada saat menghadiri pertemuan pengusaha se-Kota Bekasi, dalam rangka penilaian Penanam Modal Asing  (PMA) dan Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN).

Salah satu sumber terbesar yang dimiliki, kata Rahmat, ialah potensi dari pajak Hotel dan Restoran disamping retribusi jenis usaha lainnya.

“Kota Bekasi tidak ada sumberdaya alam, kita hanya mengandalkan jasa dan perdagangan. Tetapi kita buktikan laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sudah meningkat pesat. Artinya peran para penanam modal sangat besar, dan sewajarnya kita memberikan pelayanan yang mendukung laju investasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PSTP Kota Bekasi, Amit Riyadi menjelaskan sistem pelayanan di instansinya itu sudah sangat terbuka dan mudah untuk diakses. Dalam mendukung investasi, pihaknya telah mempermudah berbagai pelayanan perizinan.

“Upaya kami sekarang ini adalah memperbaiki sistem, seperti memangkas persyaratan yang awalnya lima menjadi tiga, masa pengurusan yang semula empat belas hari kita pangkas menjadi sepuluh hari,” kata Amit Riyadi menjelaskan tujuan itu dilakukan agar para investor percaya dan merasa nyaman berinvestasi di Kota Bekasi dengan pola pelayanan yang mudah, cepat dan pasti.

“Intinya simplikasi jangan berbelit-belit, beri kemudahan buat semua investor,” pungkasnya. (nda/vin)

1,596 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama