Dinkes Kota Bekasi Akui 8 Puskesmas Baru Tidak Terima BPJS, Ini Alasannya

0
Dinas Kesehatan Kota Bekasi
Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati

METROBEKASI.CO – Program Jaminan Keshatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, yang di prioritaskan untuk warga miskin, masih belum seluruhnya terjamin. Hal ini terjadi di delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Bekasi.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengakui, bahwa ada delapan Puskesmas yang masih belum bisa menerima Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Delapan Puskesmas ini kan memang baru di bangun akhir tahun kemarin 2016, jadi belum teregistrasi di Kementerian Kesehatan karena peraturannya seperti itu,” ujar Tanti kepada metrobekasi.co, Senin (8/5/2017).

Nanti, lanjut Tanti, setelah teregistrasi, delapan puskesmas ini akan dilakukan sertifikasi oleh Kemenkes, guna memenuhi standarisasi pelayanan kesehatan pada Puskesmas. Delapan Puskesmas itu yakni, Puskesmas Ciketing Udik, Jatirangon, Cimuning, Pedurenan, Kalibaru, Harapan Baru, Jakasetia dan Perwira.

“Tahun ini sudah kita daftarin ke Kemenkes, agar dapat bisa teregistrasi dan mendapat sertifikasi, sehingga tahun 2019 mendatang, Puskesmas di Kota Bekasi bisa seluruhnya menerima peserta JKN,” tandasnya.

Meski demikian, hal itu tidak mengganggu sistem pelayanan yang ada di delapan Puskesmas tersebut. Tanti menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakatnya.

“Delapan itu memang belum tersertifikasi dan belum bisa terima BPJS, tetapi pelayanan gratis sudah dilakukan sejak lama oleh Kota Bekasi,” tutupnya. (alf)

1,468 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama