ARB : Penegakan Hukum di Kota Bekasi Lemah Syahwat

0
BPN Kota Bekasi
Aliansi Rakyat Bekasi Gruduk Kantor BPN Kota Bekasi

METROBEKASI.CO – Aliansi Rakyat Bekasi atau yang lebih dikenal dengan ARB ini, kembali menyuarakan aspirasinya untuk segera dilakukannya penangkapan oknum pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi, lantaran dugaan pemalsuan data negara. Hal ini sebagaimana pelaporan salah satu korban oknum BPN ke Polres Metro Bekasi Kota, pada satu bulan lalu, dengan nomor LP/264/K/III/2016/SPKT/Resto Bekasi Kota.

“Hasil pantauan kami sejauh ini belum adanya tindakan tegas oleh para Bapak Penegakan Hukum di Polres Metro Bekasi Kota atas laporan tersebut. Kami ARB sangat menyayangkan lambannya penangann petugas Kepolisian di Kota Bekasi,” kata Latif, Ketua Umum ARB, Senin (8/5/2017) kepada metrobekasi.co

Pihaknya, kata Latif, telah menyurati tiga instansi terkait, untuk segera dilakukannya audiensi, dengan nomor surat 05.B.Audiensi.ARB.IV.2017, yang diantaranya adalah BPN Kota Bekasi.

“Kami akan terus melakukan pengawalan atas kasus mafia tanah di internal BPN Kota Bekasi, bahkan kami juga akan mendengungkan melalui parlemen jalan. Pengawalan kami ini tidak akan berhenti, hingga adanya penetapan hukum oleh para penegak hukum kepada oknum di BPN itu,” tegasnya.

Ia menjelaskan, bahwa keberadaan BPN memiliki fungsi yang strategis dalam bidang pertanahan. Namun sayang, hal ini kerap kali dijadikan azas manfaat oleh oknum di BPN.

“Miris, jika kita lihat kinerja dari BPN di Kota Bekasi ini. Realita dilapangan pun banyak pelaporan tentang oknum BPN kepada kami. ARB terus akan melakukan pengawalan, baik sampai ditetapkan hukum kepada si Oknum, maupun kroco-kroconya,” ungkap Latif.

Sekedar diberitahukan, bahwa dalam pelaporan tersebut, diduga oknum yang melakukan pemalsuan data negara itu adalah AM, di bidang Pencatatan Buku Tanah, BPN Kota Bekasi. (alf)

1,355 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama