Pemkot Bekasi Segera Inventarisir Keberadaan Rumah Ibadat

0
golkar kota bekasi
Setya Novanto (kiri) dan Rahmat Effendi (kanan) di sela kegiatan Tabligh Akbar yang berlangsung di Ponpes YASFI Bekasi, Senin (13/3/2017)

METROBEKASI.CO – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan melakukan evaluasi dan telaah terhadap keberadaan rumah ibadat yang ada di Kota Bekasi.

Pria yang akrab disapa Bang Pepen itu mengatakan, bahwa evaluasi ini tidak hanya untuk Gereja yang beroperasi di rumah toko (ruko), tetapi Masjid pun juga akan sama di evaluasi.

“Bukan hanya Gereja saja, tetapi Masjid yang belum lengkap juga akan di inventarisir,” ungkapnya kepada metrobekasi.co, Sabtu (6/5/2017).

Keberadaan Gereja di yang beroperasi di ruko, menurut data yang berhasil di himpun oleh metrobekasi.co dari beberapa sumber, ada 260 unit. Sementara untuk Masjid lebih kurang mencapai 1.200 unit.

Rahmat Effendi menambahkan, evaluasi rumah ibadat ini sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri, Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, Dan Pendirian Rumah Ibadat.

“Kota Bekasi adalah Kota yang Heterogen. Jumlah Penduduk yang mencapai 2,6 juta Jiwa itu adalah tanggung jawab Pemerintah untuk tetap menjaga kerukunanan umat beragamanya,” pungkasnya.

“Selagi tidak ada masalah, konflik yang terjadi, ya silahkan saja lakukan Ibadah sesuai dengan kayiknannya masing-masing, kecuali ada pemaksaan untuk mengikuti keyakinan agama lain, baru itu menyalahi aturan,” sambung Wali Kota. (alfi)

1,555 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama