Hadir di Bekasi, Al Fursan Terapkan Metode Sentra

0
Al Fursan Islamic Schol Hadir di Kota Bekasi

METROBEKASI.CO – Al Fursan Islamic School salah satu sekolah berbasis Islam ini resmi di dirikan di Kota Bekasi. Dengan konsep nuansa Islami, Ketua Yayasan Al Fursan, Yasi Mari Thalib menjelaskan, bahwa pendidikan yang ia terapkan di sekolahnya itu adalah hasil implementasi dari Kurikulum Tiga Belas (Kurtilas). Setiap pengajar di wajibkan melakukan inovasi, terhadap cara didik ke siswa dengan beragam permainan.

“Kami menerapkan metode yang disebut Sentra. Kami tidak sebut kelas, tapi Sentra. Jadi setiap satu level itu ada tujuh perkembangan anak. Dalam satu Minggu itu, setiap anak akan belajar di satu Sentra yang berbeda,” ujarnya kepada wartawan, usai peresmian Al Fursan Islamic School, Kamis (4/5/2017).

Sekolah yang berada di tengah Jalan Parpostel, Jati Asih ini, memang menjadi satu-satunya Islamic School Boarding yang akan menerapkan cara belajar yang berbeda. Siswa akan di ajarkan, bagaimana membentuk sikap yang di ajarkan dalam Al Quran.

“Memang kalau sepintas kita lihat dari Sentra-Sentra ini, lebih banyak permainannya, dibandingkan belajarnya. Namun disitu ke unggulan kami, untuk membentuk sikap, cara pandang anak terhadap lingkungannya,” kata Yasi.

Yasi menambahkan, belajar yang diterapkan Al Fursan ini, sama seperti apa yang ada pada sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), jika SD itu wajib enam tahun belajar. Namun cara didik atau metode yang di ajarkan, lebih kepada pendekatan dan tidak adanya pembatasan ruang belajar Siswa.

“Kalau jenjang pendidikan mengacu kepada Diknas, ya sama saja kalau SD itu enam tahun, cuma cara pendekatan pembelajarannya yang berbeda. Disini kami tidak membatasi ruang anak untuk belajar dengan cara bermain,” pungkasnya.

Untuk saat ini, Al Fursan baru menerima siswa Paud Terpadu yang berusia 0-3 tahun, TK dan SD. Kedepan direncanakan juga akan dibuka bagi SMP dan SMA.

Sambung Yasi, penerapan Sentra ini hanya berlaku hingga kelas 3 SD, sebab dalam anak yang ber-usia 3-9 tahun lebih cenderung belajar dengan bermain. Oleh itu, sentra menjadi metode terbarukan yang diyakini pihaknya dalam mendidik anak.

“Menurut penelitian dan pengalaman yang berbicara, memang anak umur kelas 3 SD itu masih banyak belajar dengan bermain, jadi pendekatan pembelajarannya masih sama,” sambung Yasi.

Al Fursan Islamic School akan tetap berkomitmen, untuk mencetak generasi bangsa yang berkarakter islami dan modern. Sebagaimana perpaduan Kurikulum Kemdikbud RI yang diintegrasikan dengan Pendidikan Agama Islam. (alf)

2,908 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama