Tim Saber Pungli Satroni Kantor Camat Rawalumbu

0

METROBEKASI.CO – Kecamatan Rawalumbu, Selasa pagi (2/5/2017) kedatangan tim Satuan Berantas Pungutan Liar (Saber Pungli). Camat Rawalumbu, Neneng Jurnasih mengatakan, sosialisasi Saber Pungli ini, untuk memberikan edukasi kepada para aparatur Pegawai di Pemerintah Kota Bekasi, khususnya Kecamatan Rawalumbu dan empat kelurahan yang ada.

“Kami disini sangat mendukung keberadaan Saber Pungli ini, bagaimanapun kinerja para pegawai pemerintah Kota Bekasi, tidak luput dari pantauan masyarakat. Untuk mencegah terjadinya pungli dan tindak pidana korupsi lainnya, makanya hari ini kita adakan edukasi, sosialisasi Saber Pungli ini,” ujar Neneng, usai sosialisasi Saber Pungli di aula Kecamatan Rawalumbu.

Neneng mengungkapkan, bahwa sering kali pihak Kecamatan Rawalumbu kedatangan orang-orang yang meminta sumbangan dengan berdalih proposal acara. Ia khawatir, jika hal tersebut bisa menyebabkan tindak pidana pungli, apabila memberikan bantuan.

“Kita kan sering tuh kedatangan orang-orang yang minta bantuan pakai proposal seperti itu, kita khawatir apabila itu kita berikan bantuan, nanti bisa terkena pidana, oleh itu dengan adanya sosialisasi Saber Pungli ini, kita berharap bisa memberikan pelajaran dan mengetahui sebab-sebab yang bisa menyebabkan Pungli,” jelasnya.

Ia berharap, peserta sosialisasi Saber Pungli ini, yang dihadiri oleh pegawai aparatur Kecamatan Rawalumbu, untuk tetap bekerja sesuai regulasi yang sudah di tetapkan.

“Meski begitu, dengan adanya Saber Pungli ini kita harus tetap bekerja normatif, tapi itu semua tidak menutupi kita untuk bekerja kreatif dan inovatif,” ungkap Neneng.

Sementara dalam pandangan tim Saber Pungli, bahwa penyebab terjadinya pungli itu tidak lain dari hal-hal yang menguntungkan untuk kepentingan orang lain, yang sumber alur pemberiannya berasal dari masyarakat karena hasil kerja pegawai pemerintahan.

“Contohnya banyak, hal-hal yang menyebabkan Pungli, bisa karena pemberian uang dari hasil kerja pegawai, bisa jadi pemberian itu karena jebakan ketidak sukaan seseorang kepada pegawai itu, intinya apabila ada yang memberikan sesuatu kepada diri kita sebagai pegawai pemerintahan, lebih baik tidak usah di terima, khawatir itu bisa menjadi masalah pungli,” kata Kompol Suwito, Kasiwas, Polres Metro Bekasi Kota dalam pemaparannya.

Keberadaan pungli dan Gratifikasi, juga hampir sama mirip. Pasalnya, pemberian yang diterima oleh pegawai pemerintah dari seseorang dalam bentuk apapun, bisa menyebabkan orang tersebut terkena pidana gratifikasi.

“Kalau dalam regulasinya di atur itu tidak di bolehkan memungut atau meminta yang dilakukan oleh pegawai, ya itu disebut gratifikasi. Gratifikasi ini kan bukan hanya uang, tapi ada barang, diskon, tiket perjalanan dan banyak lainnya yang diterima oleh pegawai pemerintah, ya itu disebut gratifikasi,” kata Supriyanto, Pokja Inspektorat Pemkot Bekasi. (alf)

1,295 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama