Pejabat Bolos Bakal Diturunkan Pangkatnya

0
apel pegawai pemkot bekasi

METROBEKASI.CO – Pemerintah Kota Bekasi ancam turunkan jabatan pegawai yang tidak ada keterangan, pasca libur panjang wafatnya Isa Al Masih, Jumat (14/4/2017) kemarin.

Kepala Bidang Penilaian Kerja Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi, Sajekti Rubiah menjelaskan, sanksi tersebut sebagaimana peraturan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dan undang-undang yang berlaku.

“Kami menyiapkan sanksi bagi pegawai yang tidak masuk hari ini, tanpa memberikan keterangan. Sanksi berupa penurunan jabatan sampai dengan pemberhentian secara tidak hormat, ini merujuk pada undang-undang tahun 1999 pasal 84” ungkap Sajekti, usai apel Senin pagi (17/4/2017) di Plaza Pemkot Bekasi.

Menurutnya pasca libur panjang ini, jumlah peserta apel hari pertama masuk kerja sebanyak 1.937 orang. Namun dalam daftar absen, peserta hanya berjumlah 1.790 orang atau 147 pegawai yang tidak hadir.

“Dari 147 pegawai baik PNS maupun kontrak 23 orang memberikan keterangan sakit, dan tujuh orang cuti, 29 orang dinas luar kota, dan 88 orang tak masuk tanpa memberikan keterangan,” beber Sajekti.

Sejauh ini, BKPPD Kota Bekasi masih melakukan pendataan pegawai yang berkantor di luar Plaza Pemkot Bekasi seperti kecamatan, kelurahan, UPTD, dan lainnya. Sebab, seluruh pegawai di Kota Bekasi mencapai 18 ribu lebih, dengan rincian 13 ribu PNS dan TKK 5 ribu.

Sementara menyikapi hal itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu sangat menyayangkan ketidakhadiran 88 pegawai yang tidak hadir di Hari Kesadaran Nasional, tepat pada 17 April 2017.

“Saya sangat prihatin, padahal apel hari ini merupakan Hari Kesadaran Nasional, tepat pada 17 April 2017. Ternyata banyak PNS yang tidak ikut apel,“ ujarnya.

Syaikhu meminta kepada dinas terkait untuk menindak tegas pegawainya yang tidak masuk di hari pertama kerja ini.

“Pencanangan yang kita lakukan dengan semangat yang ada pada diri kita masing-masing, kita tumbuhkan kesadaran dalam diri kita, kesadaran untuk memperbaiki diri, kesadaran untuk kita berprestasi, kesadaran untuk kita mampu mengimplementasikan tugas dan tupoksi kita serta kesadaran untuk mempertahankan kehidupan bernegara Republik Indonesia,” ungkapnya. (alf)

585 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama