Palsukan Perizinan, Sekretaris Kelurahan Jatirasa Dibui

0
timur malaka bekasi
KORUPSI: Sekretaris Kelurahan Jatirasa, Timur Malaka digelandang oleh Kejari Bekasi karena pemalsuan IMB.

METROBEKASI.CO – Nasib nahas dialami oleh Sekretaris Kelurahan Jatirasa Kecamatan Jatiasih, Timur Malaka. Jumat (31/3/2017) pagi, ia digelandang oleh Kejaksaan Negeri Bekasi lantaran melakukan tindak pidana korupsi atas pengurusan perizinan atau IMB perumahan Green Life sewaktu menjadi pegawai di BPPT Kota Bekasi.

Timur Malaka pada waktu itu menerima uang sebesar Rp 698 juta, dari PT Adam Properti Indonesia yang diperlukan untuk menyelesaikan perizinan IMB. Uang tersebut diberikan secara bertahap, pertama sebesar Rp 500 juta yang diserahkan langsung oleh Direktur PT Adam Properti Indonesia, Adam Riza, dan sisanya diserahkan oleh Yordiansa selaku Direktur PT Keluarga Tegar Sejahtera.

Karena diduga memalsukan perizinan yang dimaksud, Timur Malaka dilaporkan dengan dugaan tindak pidana korupsi, dan disidangkan di Tipikor Bandung, namun ia bebas.

Proses banding pun dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Bekasi, hingga akhirnya keluar Putusan Mahkamah Agung, pada 30 Maret 2017, nomor 2085 k/pidsus/2014/9 September 2015 atas nama Timur Malaka, dengan jabatan akhir Sekertaris Kelurahan Jatirasa.

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Bekasi, Febrianda Reyendra menjelaskan, terpidana atas nama Timur Malaka telah melanggar pasal 12 huruf E Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, yang telah dirubah ke Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi, Juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Perintah tersebut sudah kita laksanakan dan saat ini terpidana sudah kita bawa ke Lembaga Permasyarakatan (LP) Bulak Kapal,” ungkap Febri.

Terpidana dijatuhkan hukuman penjara selama 6 tahun dengan denda Rp 200 Juta atas putusan MA tersebut. Febri menerangkan, jika terpidana tidak melakukan kewajiban atas denda yang diberatkan, maka akan digantikan dengan pidana kurungan 6 bulan.

“Terpidana juga harus mengganti uang kepada negara sebesar Rp 668 Juta,” jelasnya. (alf)

1,215 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama