Papan Reklame Roboh Menimpa Angkot K-25 Kranji

0
Angkot Yang Tertimpa Baliho, di Jalan Sultan Agung, didatangi Walikota Bekasi

METROBEKASI.CO – Papan reklame berukuran 10×5 meter di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Medansatria, Kecamatan Medansatria, roboh dan menimpa angkot K-25. Seorang sopir angkot K-25, bernama Karyadi (54) mengalami luka serius pada bagian bahu, punggung dan pundaknya.

Keberadaan papan reklame di Kota Bekasi memang cukup rentan roboh. Hal ini dikarenakan jarangnya pengontrolan dari dinas terkait. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, robohnya papan reklame tersebut karena tidak adanya tiang penyangga yang menahan beban reklame.

“Identifikasi awal dilihat dari robohnya baliho itu adalah tidak kuatnya sambungan antara bando dengan besi penahannya. Struktur di bawahnya tidak kuat. Jadi ada sambungan yang kemudian lepas,” ujar Tri Adhianto saat mengecek robohnya papan reklame, Kamis (2/3/2017).

Insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi bersama Pemkot Bekasi, khususnya Dinas PUPR. Menurut Tri, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap izin papan reklame yang ada di Kota Bekasi. Papan reklame yang roboh di jalan Sultan Agung tersebut sudah berdiri sejak tahun 2012 lalu, ia menjelaskan, bahwa dari factor usiannya, reklame tersebut masih memenuhi persyartan.

“Harusnya evaluasi memang dilakukan per tiga bulan. Reklame ini dipasang dari tahun 2012. Jadi sebenarnya kalau dilihat dari umur ekonomis, mestinya masih memenuhi syarat karena umur ekonomisnya sepuluh tahun,” kata dia.

Ia mengukapkan, banyak faktor yang memicu robohnya baliho, disamping konstruksinya yang kurang kokoh. Kata Tri, kabarnya papan reklame tersebut pernah terbakar karena petasan. Sehingga kemungkinan peristiwa kebakaran tersebut bisa mempengaruhi rapuhnya konstruksi penyangga.

Tri menyatakan bakal memanggil PT Diva Intan Putripratama, selaku pemilik izin reklame tersebut. Jika terbukti bersalah, pemilik dapat dikenakan sanksi. Dinas PUPR juga tidak akan memberikan izin perpangan papan reklame kepada perusahaan tersebut.

Menyusul insiden ini, Tri menegaskan, Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap reklame dan bando yang ada di pinggir jalan, serta tidak menutup kemungkinan juga dilakukan evaluasi terhadap jembatan penyeberangan orang (JPO). (alf)

311 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama