Baru Dibangun, Gedung SMAN 1 Muara Gembong Ambruk

0
Gedung kelas X SMAN 1 Muara Gembong yang baru dibangun pada 2014 lalu ambruk.

METROBEKASI.CO – Diduga gagal kontruksi atap baja ringan Sekolah Menengah Atas Negri (SMAN) 1 Muaragembong ambuk, Selasa (28/2/2017). Dari ambruknya atap SMAN 1 itu menyebabkan puluhan siswa/siswi mengalami luka-luka karena tertimpa material bangunan, pasalnya, puluhan siswa tersebut sedang mengikuti aktifitas belajar-mengajar. Siswa yang mengalami luka-luka dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Siswa SMAN 1 Muaragembong (korban), Dede Suganda mengatakan, ambruknya atap sekolah ini disebabkan karena baja ringan pada bangunan sekolah tidak dapat menahan berat beban pada bagian atap di dua kelas. Ironisnya, para siswa dan siswi sedang mengikuti proses belajar.

“Kejadian tersebut terjadi pada hari selasa pagi tadi, dua kelas atasnya ambruk sekaligus. Sepertinya tidak kuat lagi menahan beban genteng,” ucapnya.

Dijelaskannya, dalam musibah ini membuat para siswa mengalami luka-luka, sontak pihak sekolah melakukan evakuasi terhadap para korban. Sementara itu, para siswa yang mengalami luka-luja mendapatkan penanganan medis dari pihak Puskesmas Kecamatan Muaragembong.

“Semua sibuk, panik dan sedih dan langsung mengevakuasi kami yang mengalami luka-luka, lalu kami dibawa ke Puskesmas Muaragembong untuk ditangani secara medis,” katanya.

Sementara itu berdasarkan data dari kepolisian, sedikitnya 27 siswa menjadi korban sekolah ambruk. Dari kejadian ini para siswa pada umumnya mengalami luka berat pada bagian kepala dan wajah dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Kecamatan Muaragembong. Sementara yang mengalami luka ringan hanya mendapatkan penanganan medis rawat jalan.

Atas kejadian ini, kasus ambruknya sekolah SMAN 1 Muaragembong ini, kini dalam penanganan pihak kepolisian Sektor Muaragembong. Untuk mempermudah penyelidikan penyebab robohnya SMAN 1 Muaragembong yang baru diperbaiki 2 tahun itu pihak kepolisian telah membentangkan garis polisi (police line) dan akan memanggil pelaksana (pemborong) proyek tesebut. (jar)

418 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama