DPRD Bakal Panggil Munzir Situmorang

0
hina gus dur wali syetan
ISTIMEWA: Munzir Situmorang merupakan salah seorang penceramah yang rutin mengisi pengajian di Masjid Assalam Jakapermai, Jakasampuran Bekasi Barat.

METROBEKASI.CO – Pelaku penghinaan terhadap Alm. KH. Abdrrahman Wahid (Gus Dur), Munzir Situmorang bakal dipanggil Komisi I DPRD Kota Bekasi untuk menjelaskan motivasi dibalik penghinaan yang mengundang reaksi keras dari Keluarga Besar NU.

“Kita akan rapatkan besama unsur pimpinan komisi I. Jika sudah sepakat maka Munzir Situmorang akan kita panggil,” ungkap anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sholihin, Minggu (27/8/2017).

DPRD menurut Sholihin, akan mencoba memediasi NU dan Ansor dengan Munzir Situmorang beserta pihak yang melakukan penyebaran video melalui Youtube.com. Hal itu dilakukan agar situasi Kota Bekasi tetap kondusif dan mengantisipasi kejadian yang dapat merusak iklim kerukunan antar umat beragama.

Sholihin yang menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi ini mengaku dirinya juga tersinggung dengan ucapan Munzir Situmorang yang menyebut Gus Dur sebagai ‘Wali Syetan’. Secara kultural, Sholihin mengatakan dirinya adalah kader NU, sehingga sangat relevan untuk menginisiasi DPRD memediasi kedua belah pihak.

[Baca juga: Gus Dur Disebut Wali Syetan]

“Gus Dur ini selain tokoh NU, beliau adalah Presiden RI ke-4 yang harus dihormati. Saya merasa tersinggung sebagai warga NU atas ucapan yang tidak pantas itu. Jangan sampai masalah ini menjadi besar dan mengundang reaksi seluruh warga NU di Indonesia. Munzir harus mengklarifikasi ucapannya itu,” tandas Sholihin.

Mengenai rencana GP Ansor yang akan membuat laporan kepolisian. Sholihin mengatakan langkah tersebut adalah pilihan yang tepat, mengingat Indonesia adalah Negara hukum dan setiap pelaku kriminal atau ujaran kebencian melalui teknologi dapat menerima konsekwensi hukum.

“Saya sangat mendukung langkah ini. Dan meminta kepada pihak penegak hukum (kepolisian) agar dapat menindaklanjuti kasus ini. Mudah-mudahan ke depannya tidak ada lagi masalah-masalah yang mengundang konflik sosial,” tukasnya.

Untuk diketahui bahwa Minggu (27/8/2017) malam ini Pemerintah Kota Bekasi bersama jajaran Muspida memfasilitasi pertemuan antara PCNU dan Ansor Kota Bekasi dengan Munzir Situmorang dan DKM Assalam. (lam)

1,143 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama