Partisipasi Pemilih Rendah, KPUD Gandeng Parpol

0
diskusi publik forjas

METROBEKASI.CO – Rendahnya partisipasi pemilih dalam Pilkada Kota Bekasi Tahun 2013 yang hanya berkisar pada angka 47 persen, dikhawatirkan berpengaruh terhadap iklim demokrasi atas ketertarikan masyarakat terhadap penyelenggaran pemilihan kepala daerah pada 2018.

Permasalahan tersebut terjadi, akibat kurangnya dukungan terhadap KPU dalam meningkatkan animo dan kesadaran masyarakat untuk berperan serta menyukseskan Pilkada dengan cara menggunakan hak pilihnya.

Faktor lain yang menjadi pemicu ialah kurangnya ketertarikan masyarakat terhadap calon kepala daerah yang diusung oleh partai politik. Sehingga menyebabkan keengganan masyarakat untuk mendatangi TPS dan menggunakan hak pilihnya.

[Baca juga: Forjas Helat Diskusi Pilkada Kota Bekasi]

Menyikapi problem tersebut, KPUD Kota Bekasi mengajak semua stakeholder yang meliputi partai politik, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, LSM, media dan elemen lainnya untuk berperan aktif mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pilkada Kota Bekasi 2018.

“Kita menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2018 sebesar 70 persen. Ini tentunya membutuhkan dukungan dari semua pihak diantaranya partai politik yang memiliki kandidat calon wali kota atau wakilnya, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, LSM, media dan unsur lain,” ungkap Ketua KPUD Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi dalam Diskusi Publik “Mencari Wali Kota Bekasi 2018” yang digagas oleh Forum Jurnalis Bekasi bekerjasama dengan Dakta Network dan DPD KNPI Kota Bekasi, Jumat (11/8/2017) di Graha Wulansari Bekasi.

Partai politik menurut Ucu, sangat berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih pemimpinnya. Kendati kesuksesan Pilkada tidak ditentukan oleh presentase jumlah pemilih. Namun semakin banyak masyarakat yang menggunakan hak pilihnya, maka menjadi cerminan daerah yang memiliki tingkat kecerdasan tinggi.

“KPU berharap semua bersama-sama menyukseskan Pilkada. Apalagi ini untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai hak pilih yang ada tidak digunakan dengan baik,” ujarnya. (lam)

504 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama