Hak Pilih Penghuni Apartemen dan Rusun Rawan Hilang

0
pilkada kota bekasi 2018

METROBEKASI.CO – Guna mengantisipasi hilangnya hak suara warga yang tinggal di apartemen, Komisi I DPRD Kota Bekasi mendorong agar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bersama KPUD Kota Bekasi segera melakukan pendataan terhadap pemilih di Apartemen dan Rumah Susun Sederhana (Rusunawa).

“Kita mendorong agar penduduk yang tinggal di apartemen dan rumah susun didata. Jangan sampai mereka kehilangan hak pilihnya,” ujar Ketua Komisi I, Ariyanto Hendrata.

Ia mengungkapkan, dengan banyaknya apartemen di Kota Bekasi yang notabene pertumbuhan penduduk bertambah sangat rawan terhadap hilangnya hak suara dan hak pilih warga pada Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Karena itu, pendataan harus segera dilakukan sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Pasal 19 dan 22 UUD ’45 dan UU 39/1999 Pasal 34 tentang hak warga untuk dapat memilih dalam pemilihan umum atau pilkada, serta Perda tentang pembentukan RT dan RW serta Perda rumah susun di Kota Bekasi.

“Jangan sampai warga kehilangan hak pilihnya. Kita khawatir ini malah dimanfaatkan oknum menjadi pemilih siluman,” ungkapnya.

Pilkada Kota Bekasi, kata Ariyanto, harus belajar dari Pilkada DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi yang memiliki kasus banyak warga tidak memiliki hak pilih karena kelalaian dari para petugas dan KPUD.

Ariyanto mengimbau KPUD dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil segera meneken kerjasama (MoU). Dengan begitu, semua data kependudukan dapat disajikan oleh pihak Dinas secara menyeluruh kepada KPUD yang akhirnya menjadi data pemilih sementara.

“KPUD juga jangan sampai lengah terhadap hal ini. Apalagi partisipasi pemilih masih terbilang kecil. Jika banyak warga yang tidak terdata, ini akan mengurangi proses pilkada secara baik,” tandasnya.

Untuk diinformasikan bahwa KPUD Kota Bekasi menarget partisipasi pemilih pada Pilkada 2018 mendatang sebesar 70 persen. Semangat ini mengacu pada Pilkada 2012 lalu yang minim partisipasi warga. Pada proses itu, tingkat partisipasi masyarakat hanya sebesar 48 persen. (lam)

706 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama