Bawaslu Jabar Gelar Seleksi Panwas Pemilu

0
Bawaslu Jabar
Ketua Bawaslu Jabar, Herminus Koto dalam sambutannya

METROBEKASI.CO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat akan membentuk Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) di 16 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat, yang akan melaksanakan Pilkada 2018.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Ketua Umum Bawaslu Jabar, Harminus Koto dalam acara pengenalan kelembagaan pengawas pemilu pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Bupati dan Wakil Bupati serentak tahun 2018 di Provinsi Jabar, Sabtu kemarin (20/5/2017), di Hotel Horison, Kota Bekasi.

“Kita akan melakukan seleksi terhadap rekruitmen panwas di tingkat Kota dan Kabupaten se-Jabar. Bawaslu secara kelembagaan akan melakukan transparasi dalam penyeleksian keanggotaannya, agar kualitas panwas ini bisa  kita pertanggungjawabkan bersama,” tukas Herminus.

Dalam acara tersebut, turut dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Kota Bekasi, Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Ketua KPUD Kota Bekasi, Mantan Ketua Panwas dan OKP se-Kota Bekasi.

Menurut Herminus, langkah ini adalah awal yang harus dilalui Bawaslu dalam pembentukan Panwas di masing daerah, dengan membentuk tim seleksi, satu bulan sebelum tahapan Pilkada Jabar 2018 yang dimulai pada Agustus 2017.

“Kita akan membentuk tim seleksi Panwas satu bulan sebelum tahapan Pilkada 2018, meski KPU belum mengeluarkan peraturan baru,” ungkapnya.

Dalam Pilkada Jabar 2018, setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), nantinya juga akan dijaga ketat oleh satu orang pengawas. Herminus Koto menambahkan, hal ini dilakukan guna menghindari kecurangan pada saat penghitungan suara dilakukan.

“Jumlah Panwas pada Pilkada Jabar 2018 ada 10.000 orang dan nanti juga setiap TPS dijaga oleh satu orang pengawas, yang berjumlah seluruhnya sekitar 95.000 orang,” pungkasnya.

Sosialisasi pengenalan Panwas ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan pengetahuan, yang berkenaan dengan pemilu. Penjaringan atau seleksi Panwas juga akan dilakukan secara online oleh Bawaslu.

“Iya ini kita lakukan agar para Panwas melek terhadap teknologi, yang berkembang saat ini. Jadi kami bukan peluang pendaftaran melalui online,” terang Herminus. (alf/rom)

1,435 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini

ika pmii bekasi

Tinggalkan pesan

Masukan komentar Anda
Masukan nama